Friday, 28 September 2012

Memahami Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Susunan tubuh manusia dan hewan sangat rumit. Tubuh manusia dan hewan terdiri atas bermacam-macam organ. Organ tubuh berfungsi untuk melakukan berbagai macam kegiatan hidup. Apa sajakah organ-organ pada manusia? Apakah fungsi organ tubuh manusia? Kali ini kita akan mempelajari tentang organ pernafasan manusia.

Pernapasan adalah proses menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida. Oksigen dibutuhkan pada proses metabolisme tubuh. Metabolisme merupakan proses pemecahan zat-zat untuk menghasilkan energi. Karbondioksida merupakan sisa proses pernapasan yang harus dikeluarkan tubuh.[1] Organ-organ penyusun pernapasan manusia, meliputi:

1. Rongga hidung


Udara masuk ke paru-paru melalui rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir. Rambut-rambut halus dan selaput lendir berfungsi untuk menyaring udara. Jika udara bercampur debu akan disaring oleh rambut hidung. Dengan demikian, udara yang masuk ke dalam paru-paru benar-benar udara bersih. Rongga hidung juga berfungsi untuk menghangatkan dan mengatur kelembapan udara yang masuk ke paru-paru.

2. Batang tenggorok.
Batang tenggorok termasuk saluran pernapasan. Batang tenggorok tersusun dari tulang-tulang rawan berbentuk cincin. Batang tenggorok bercabang menjadi dua. Satu cabang menuju paru-paru kanan. Adapun cabang yang lain menuju paru-paru kiri. Cabang tenggorokan disebut bronkus.

3. Cabang Batang Tenggorok/Bronkus
Trakea bercabang dua, masing-masing menuju paru-paru. Cabang ini dinamakan  bronkus. Sama halnya dengan trakea, bronkus tersusun atas tulang-tulang rawan yang berbentuk cincin.

4. Anak Cabang Batang Tenggorok
Bronkus bercabang dua atau tiga sesuai dengan jumlah gelambir (lobus) paru-paru. Bronkus paru-paru kanan bercabang tiga dan bronkus paru-paru kiri bercabang dua. Bronkus bercabang lagi menjadi saluran-saluran kecil yang disebut  bronkiolus, dan berakhir sebagai gelembung-gelembung yang sangat
kecil yang disebut alveolus.

5. Paru-paru
Organ utama pernapasan manusia adalah paru-paru. Paru-paru manusia berjumlah dua. Paru-paru manusia berwarna kemerah-merahan. Paru-paru manusia terletak di atas sekat rongga dada atau diafragma. Satu paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir, yaitu gelambir atas, tengah, dan bawah. Adapun paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir, yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-
paru dibungkus selaput yang disebut pleura. [2]

Setiap bronkus bercabang menjadi beberapa cabang yanglebih kecil. Cabang bronkus disebut bronkiolus. Setiap ujung bronkiolus terdapat gelembung-gelembung halus yang disebut alveolus. Alveolus mempunyai dinding yang sangat tipis. Alveolus banyak mengandung kapiler-kapiler darah. Di dalam alveolus terjadi pertukaran gas. Gas oksigen dari udara masuk ke dalam darah. Adapun gas karbon dioksida dari dalam darah dikeluarkanke udara.

Keluar masuknya udara disebabkan adanya pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada dikerjakan oleh otot-otot antartulang rusuk. Adapun pernapasan perut dikerjakan oleh otot-otot diafragma. Pernapasan dada dan pernapasan perut terjadi bersama-sama.

Proses pernapasan
Nah sekarang kamu sudah tahu alat-alat pernapasan pada manusia. Sekarang, bagaimana proses pernapasan itu? 
Coba ambillah napas dengan dalam! Apa yang kamu rasakan pada dadamu? Membesar atau mengecilkah rongga dadamu? Saat bernapas, kamu akan merasakan dadamu membesar seolah ada tekanan udara. Proses masuknya udara pernapasan ke dalam paru-paru disebut  inspirasi. Sedangkan proses keluarnya udara dari paru-paru dinamakan ekspirasi.
Setelah selesai berlari, biasanya kamu akan bernapas terengah-engah. Pada keadaan tersebut, apa yang kamu rasakan di dada dan perut? Pada saat bernapas terengah-engah maka dada dan perut akan terasa membesar-mengecil.
Secara umum proses pernapasan dibedakan menjadi dua, yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. Coba tarik napas, apa yang kamu rasakan? Pada saat inspirasi (masuknya udara pernapasan) maka rongga dada mengembang. Keadaanini mengakibatkan berkontraksinya dan menurunnya diafragma. Inilah yang dinamakan pernapasan perut atau pernapasan diafragma. 
Adapun pergerakan ke atas dan keluar dari tulang-tulang rusuk disebut pernapasan dada atau pernapasan rusuk. Pernapasan dada dan perut selalu terjadi bersama-sama. Ekspirasi (keluarnya udara pernapasan) disebabkan melemasnya (relaksasi) diafragma dan otot-otot rusuk yang dibantu kontraksi otot-otot perut. Akibatnya rongga dada mengecil dan udara dikeluarkan dari paru-paru dengan keras.[3]  

Setelah kamu mempelajari materi di atas, untuk menguji pemahaman kamu jawablah Soal Ciri-Ciri Makhluk Hidup!

[1] Sulistyowati, Ilmu Pengetahuan Alam 5, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009, hal. 3
[2] Edi Tarwoko, Mengenal Alam Sekitar 5, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009, hal. 3
[3] Amin Priyono, Ilmu Pengetahuan Alam 5, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009, hal. 8

2 komentar: